Rabu, 17 Juni 2026 | 19:58
MILITER

Prajurit Batalyon Howitzer 2 Marinir Pasmar 2 Terima Penyuluhan Hukum Sambil Berjemur

Prajurit Batalyon Howitzer 2 Marinir Pasmar 2 Terima Penyuluhan Hukum Sambil Berjemur

ASKARA - Prajurit Batalyon Howitzer 2 Marinir menerima penyuluhan hukum di lapangan apel Ksatrian Soetedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya. Senin (8/2).

Dalam kegiatan penyuluhan hukum yang di pimpin oleh Danyon Howitzer 2 Mar Mayor Mar Kiagus Fauzan Azima, M.Tr.Opsla., dengan pemberi materi Hukum Mayor Laut (KH) Slamet Teguh R selaku Perwira Hukum (Pakum) Menart 2 Mar yang di ikuti seluruh prajurit “Sapu Jagad” Slogan Batalyon Howitzer 2 Mar.

Danyon Howitzer 2 Mar menyampaikan bahwa dengan adanya penyuluhan hukum tersebut diharapkan prajurit dapat memahami, mengerti maksud dan tujuan serta melaksanakan aturan hukum yang berlaku dalam kedinasan dan kehidupan sehari-hari.

"Selain itu, agar dapat mengurangi angka pelanggaran yang terjadi khususnya prajurit Batalyon Howitzer 2 Marinir," katanya.

Pada kesempatan tersebut Perwira Hukum (Pakum) Menart 2 Mar menyampaikan bahwa Kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan kegiatan penyebar luasan informasi hukum dan pemahaman terhadap norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku demi tegaknya supremasi hukum di lingkungan prajurit, adapun beberapa hal menyangkut hukum yang dilarang keras dalam kedianasan prajurit TNI antara lain tentang penyalahgunaan senjata dan Amonisi, bahaya lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT), Kesusilaan, Narkoba, pengunaan Sosmed,Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Insubbordinasi,dan Pembinaan terhadap prajurit baru dalam satuan.

Hal ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang sanksi-sanksi yang akan diberikan kepada para prajurit yang melakukan pelanggaran baik pelanggaran disiplin maupun pelanggaran pidana dan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas. Sehingga tidak ada lagi keraguan dalam setiap pengambilan keputusan terutama yang berkaitan dengan kedinasan.

“Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi diantaranya yaitu tabiat dan pergaulan serta pemahaman yang salah," pungkasnya.

Komentar