Minggu, 16 Mei 2021 | 00:49
NEWS

155 Ribu Personel Gabungan Diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021

155 Ribu Personel Gabungan Diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021
Operasi Ketupat 2020 (Dok Voi)

ASKARA - Polri siap melakukan Operasi Ketupat 2021 pada 6-17 Mei untuk menyosialisikan larangan mudik Lebaran. Ratusan ribu personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono menyampaikan, tujuan Operasi Ketupat ini agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman terhindar dari bahaya Covid-19.

"Jumlah personel yang terlibat sebanyak 155.000 personel gabungan terdiri atas 90.502 personel Polri dan 11.533 personel TNI, serta 52.880 personel instansi terkait lainnya seperti Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka, Jasa Raharja dan lain-lain," kata Istiono dalam apel pasukan di Polda Metro Jaya, Rabu (5/5).

Nantinya, para personel gabungan itu ditempatkan di 381 pos penyekatan, untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik. Pos penyekatan itu tersebar di seluruh wilayah Sumatra hingga Bali.

Para personel gabungan juga disebar di 1.536 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamtibselcarlantas.

"Serta 596 pos pelayanan dan 180 pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, tempat wisata dan lain-lain," tutur Istiono.

Dia menambahkan, posko ini tak hanya sekedar melakukan pengamanan dan pelayanan. Namun, berfungsi untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

"Pengawasan protokol kesehatan, mengecek dokumen yang harus dimiliki penumpang, yaitu hasil tes Covid-19 paling lambat 1x24 jam, SKIM dan sertifikat vaksinasi, melakukan rapid tes antigen secara acak pada penumpang," tandas Istiono.

Komentar